J. Rekomendasi 10 Situs Web Penyedia Lowongan Kerja - Kala tipe dikala ini, pertandingan lagi mencari pekerjaan yang membidik ke mengetuai. Tidak hanya itu, ditambah dengan laju pembangunan ekonomi di Indonesia kala titik ini kurang, itu berarti cuma terdapat sebagian pabrik yang melaksanakan aktivitas aktivitas. RSMKonsultan yang di Karawang maupun Bekasi sering sekali membuka lowongan untuk PT Aisin Indonesia For Employers Tkw Cantik Mesum Sama Majikan Подробнее Lowongan kerja di startup setiap tahunnya muncul dan menawarkan gaji yang tinggi bagi masyarakat Lowongan kerja di startup setiap tahunnya muncul dan menawarkan gaji yang tinggi bagi Namundengan semakin berkembangnya teknologi yang terus berkembang pesat, hal apapun dapat dilakukan dirumah tanpa harus lelah kesana dan kesini. Bagi kamu JOB Hunter / pemburu pekerjaan sekarang Kamu bisa mencari dan melamar pekerjaan secara online melalui situs penyedia berbagai lowongan pekerjaan.Di dalam situs tersebut nantinya Kamu tinggal memilih pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan DiJobsDB, Anda tidak hanya dapat melamar pekerjaan di website dan mengirimnya ke perusahaan. Situs-situs seperti ini telah membantu banyak sekali pelamar kerja dalam mendapatkan pekerjaan dengan cara yang mudah. Portal lowongan kerja seperti ini juga menolong perusahaan-perusahaan yang mencari kandidat terbaik dengan biaya dan waktu yang Andabisa melamar pekerjaan di postingan lowongan kerja jika melihatnya di Kabar Beranda. Bagaimana cara mencari dan melamar pekerjaan di postingan lowongan kerja Halaman Facebook? | Pusat Bantuan Facebook Weblogtentang contoh surat lamaran kerja, cara membuat surat lamaran pekerjaan, contoh surat lamaran kerja loker motel loker kementerian loker pabrik. surat pernyataan; pekerjaan yang. Lowongan kerja indonesia cari dan lamar kerja jobsdb. Melayani sejak tahun 1998, jobsdb selalu berusaha menyediakan data lowongan kerja indonesia IZYF. Do I need to be a jobsDB member to apply for jobs? You do not need to be a jobsDB member to apply for jobs. In any job ad, click the Non-Member Application button to submit your resume and cover letter attachments and manually type an e-mail to the employer. Although you can apply for jobs without being a jobsDB member, you are encouraged to register a jobsDB Job Seeker account so that you can enjoy the following member-only benefits Create resumes and cover letters online for easy selection during job applications Specify employer-searchable resumes Subscribe for Job Alert e-mails Receive resume requests from employers Save job posting links for future reference Receive notification e-mails of promotional events from jobsDB and its business partners How do I apply for a job? You can read the details of a job ad by clicking the job position link in the job search results, job alert e-mails, recommended jobs, saved jobs, etc. If you would like to apply for the job, click the Quick Apply or Non-Member Application button in the job ad Quick Apply - If you have a jobsDB job seeker account, you can make use of the resumes and cover letters created earlier for your job application. Non-Member Application - If you have not yet registered a jobsDB job seeker account, you can still apply for jobs using the old fashioned way by sending employers e-mails with resume and cover letter attachments. For details of the job application process, please refer to chapter 10 of the User Manual. How can I track the jobs I've applied for / How do I keep track of my application? To view the jobs that you had previously applied for using Quick Apply, login to MyjobsDB and you will be able to view your application history in the Application History section. jobsDB does not keep track of your application status. You may be contacted by the employer directly if the employer is interested in your application. What's the difference between "Quick Apply" and "Non-member Application"? Quick Apply - If you have a MyjobsDB account, you can make use of the resumes and cover letters created earlier for your job application. Non-Member Application - If you have not yet registered a jobsDB job seeker account, you can still apply for jobs using the old fashioned way by sending employers e-mails with resume and cover letter attachments. Unduh PDF Unduh PDF Ingin tahu kiat jitu melamar pekerjaan tanpa stres yang memperbesar peluang sukses? Artikel ini menjelaskan cara menulis biodata dan surat lamaran kerja agar aplikasi Anda paling menyita perhatian. Mungkin Anda perlu mengajukan beberapa aplikasi sampai mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, tetapi jangan menyerah! Gunakan internet untuk mencari lowongan kerja setiap hari. Anda akan mendapat kesempatan menjalani wawancara kerja dan diterima bekerja jika berjuang dengan gigih dan penuh dedikasi. 1 Carilah pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keterampilan Anda. Biasanya, perekrut memasang iklan lowongan kerja melalui situs web, misalnya LinkedIn, Indeed, dan Monster. Carilah lowongan kerja melalui situs web tersebut dengan mengentri kata kunci pencarian sesuai pekerjaan yang diinginkan. Selain itu, cari tahu ada tidaknya iklan lowongan kerja dengan mengakses situs web perusahaan. Pastikan Anda mencari iklan sesuai kategori bidang pekerjaan yang Anda kuasai.[1] Semasa pandemi COVID-19, fokuskan pencarian pada perusahaan yang tetap beroperasi atau sangat dibutuhkan untuk mengatasi pandemi, misalnya pergudangan, pengiriman paket, penjual sembako, dan fasilitas perawatan kesehatan. Selain itu, pertimbangkan kemungkinan bekerja sebagai contact tracer penelusur riwayat kontak, operator telepon, atau pengajar daring.[2] 2 Carilah informasi tentang aktivitas perusahaan sebelum mengirim lamaran kerja. Gunakan internet untuk mencari situs web, akun media sosial, dan artikel baru perusahaan. Bacalah tulisan tentang misi perusahaan, proyek yang sedang berjalan, dan peluang karier. Catatlah informasi tersebut agar bisa dicantumkan dalam biodata dan surat lamaran kerja.[3] Jika nama pemilik perusahaan atau manajer rekrutmen tercantum dalam situs web perusahaan, cari tahu profil mereka melalui LinkedIn dan media sosial lalu gunakan informasi ini untuk membangun koneksi dengan mereka agar Anda memiliki nilai tambah dibandingkan kandidat yang lain. Contohnya, jika Anda membaca di LinkedIn bahwa pewawancara pernah kuliah di kampus yang sama, cantumkan hal ini dalam surat lamaran kerja. Pusatkan perhatian pada misi dan kebutuhan perusahaan. Contohnya, semasa pandemi COVID-19, banyak pemilik perusahaan menentukan indikator performa bisnis yang berbeda dari biasanya. Tunjukkan bahwa Anda memahami situasi yang sedang terjadi dengan mencantumkan hal ini dalam surat lamaran kerja.[4] 3 Tulis biodata yang menginformasikan riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan Anda. Kemudian, mintalah seseorang memeriksanya untuk memastikan Anda menulis biodata dengan ejaan yang benar dan informasi yang lengkap. Cantumkan informasi berikut dalam biodata[5] Nama lengkap, informasi kontak, dan alamat surel Anda. Pendidikan formal atau pelatihan yang pernah diikuti. Pengalaman kerja termasuk wewenang, tanggung jawab, dan prestasi kerja yang pernah diraih. Pengetahuan dan keterampilan khusus yang Anda kuasai. 4 Sesuaikan biodata dengan deskripsi kerja. Mungkin Anda ingin menggunakan biodata yang sama untuk melamar pekerjaan yang berbeda, tetapi peluang menjalani wawancara lebih besar jika Anda membuat biodata sesuai deskripsi kerja. Baca deskripsi kerja dengan teliti lalu cantumkan kata-kata penting dalam biodata. Anda hanya perlu menginformasikan keterampilan dan pendidikan yang relevan dengan pekerjaan yang diinginkan.[6] Semasa pandemi COVID-19, pastikan Anda mampu bekerja jarak jauh dan menguasai teknologi komputer sebab akhir-akhir ini, banyak lowongan kerja yang menuntut kompetensi tersebut.[7] Gunakan kata kerja aktif untuk menjelaskan aktivitas yang pernah Anda lakukan saat bekerja sebagai karyawan atau sukarelawan. Contohnya, gunakan kata "pernah merancang", "berhasil mengimplementasikan", "mampu membuat inovasi", atau "mahir menganalisis" saat menyiapkan aplikasi kerja. 5 Mintalah referensi kerja dari 3 orang. Biasanya, perekrut meminta referensi dari orang-orang yang mampu menjelaskan performa kerja Anda. Pilihlah orang-orang yang pernah bekerja sama dengan Anda, misalnya supervisor atau rekan kerja. Mintalah kesediaan mereka memberikan referensi untuk memastikan Anda boleh menyampaikan informasi tentang mereka kepada pemilik perusahaan atau pewawancara. Kemudian, mintalah informasi kontak mereka untuk dicantumkan dalam surat lamaran kerja. Pastikan Anda mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari setiap pemberi referensi, misalnya nama lengkap, nomor ponsel, alamat surel, nama perusahaan, dan jabatan mereka saat ini. 6 Tulis surat lamaran kerja jika diperlukan. Surat lamaran merupakan sarana menjelaskan alasan sehingga Anda memiliki interes terhadap pekerjaan yang ditawarkan dan kelebihan Anda dibandingkan kandidat yang lain. Saat menulis surat lamaran, gunakan kata-kata bernada antusias guna mengekspresikan bahwa Anda benar-benar ingin diterima bekerja. Selain itu, tulis surat yang ditujukan langsung kepada pewawancara agar ia tahu bahwa Anda memperhatikan hal-hal mendetail. Saat menulis surat, sampaikan informasi berikut[8] Mengapa Anda tertarik melamar pekerjaan yang ditawarkan. Kontribusi yang akan Anda berikan kepada perusahaan/organisasi. Meyakinkan perekrut bahwa Anda adalah kandidat terbaik. Keinginan untuk terus belajar dan mengembangkan diri untuk meningkatkan performa kerja. 7 Unggah profil terbaru jika Anda memiliki akun LinkedIn. Anda tidak perlu membuka akun LinkedIn untuk melamar pekerjaan, tetapi perekrut bisa memperoleh lebih banyak informasi tentang Anda melalui LinkedIn. Pastikan Anda mengunggah informasi terbaru yang akurat, terutama hal-hal yang belum disampaikan dalam biodata karena terbatasnya sarana komunikasi.[9] Contohnya, gunakan akun LinkedIn untuk memberikan informasi tentang proyek yang pernah Anda selesaikan saat bekerja sebagai karyawan atau sukarelawan, tetapi tidak bisa dicantumkan dalam biodata. Berikan informasi tentang kemampuan bekerja jarak jauh dan keterampilan komputer jika Anda melamar kerja semasa pandemi COVID-19.[10] Komunikasi virtual menjadi sarana kerja yang sangat diandalkan saat COVID-19 mewabah. Tampilkan profil terbaru dan jalin relasi dengan orang-orang seprofesi melalui media sosial.[11] 8 Pastikan Anda memiliki reputasi yang baik di media daring. Pemilik perusahaan atau pewawancara kerap menggunakan internet untuk mencari tahu berbagai hal tentang pelamar kerja. Ingatlah bahwa informasi negatif yang mereka temukan bisa mengeliminasi kandidat dari proses perekrutan. Periksa semua konten akun media sosial Anda yang bisa diakses oleh publik. Ubah pengaturan privasi untuk menyembunyikan hal-hal yang ingin dirahasiakan. Jika diperlukan, hapus unggahan yang tidak bermanfaat dan tidak merepresentasikan siapa Anda saat ini.[12] Contohnya, sembunyikan atau hapus foto yang memperlihatkan Anda sedang bersenang-senang dengan teman-teman sampai larut malam. Contoh lain, hapus unggahan lama yang berisi keluhan tentang pekerjaan atau lelucon seputar aktivitas kantor. Mintalah beberapa teman mengecek profil Anda dan memberi tahu jika mereka menemukan sesuatu yang bisa membuat perekrut mengeliminasi Anda. Iklan 1 Baca deskripsi kerja secara mendetail untuk memastikan Anda memenuhi kualifikasi. Sempatkan membaca deskripsi kerja minimal 2 kali agar Anda memahami kriteria yang harus dipenuhi. Kemudian, tulis riwayat pendidikan dan keterampilan yang Anda kuasai. Selain itu, carilah kata kunci yang membuat biodata Anda layak dipertimbangkan.[13] Contoh kata kunci "mampu bekerja dengan baik tanpa diawasi", "proaktif", "inovatif", atau "suportif". Mungkin Anda membaca informasi tentang keterampilan yang dibutuhkan, misalnya "bisa berkomunikasi melalui Zoom" atau "mampu bekerja sama dengan rekan kerja". 2 Cari tahu persyaratan mengajukan lamaran kerja dengan mengakses situs web perusahaan jika Anda menggunakan situs web lowongan kerja. Meskipun situs ini banyak membantu pencari kerja, informasi yang disampaikan mungkin tidak sama dengan informasi dalam situs web perusahaan. Hal ini menyebabkan pelamar kerja mengirim dokumen yang salah atau tidak menyampaikan informasi penting sehingga kehilangan kesempatan kerja. Sebelum mengirim aplikasi, baca lagi informasi yang tercantum dalam situs web perusahaan untuk memastikan Anda mengajukan lamaran kerja sesuai instruksi yang diberikan.[14] Contohnya, situs web perusahaan menginformasikan bahwa Anda harus mengirim surat lamaran dan biodata kepada pewawancara. Contoh lain, perekrut meminta Anda mencantumkan informasi tertentu dalam biodata, misalnya gaji terakhir. 3 Isi aplikasi kerja secara lengkap. Mungkin Anda kesal jika diminta mengisi formulir sehingga harus menulis sekali lagi informasi yang sudah tercantum dalam biodata. Namun, langkah ini meningkatkan peluang diterima bekerja jika Anda mengisi formulir dengan menjawab setiap pertanyaan secara lengkap dan akurat sebab perekrut lebih mudah membaca informasi dan menentukan kandidat yang memenuhi kriteria cukup dengan memindai formulir menggunakan perangkat lunak untuk menyeleksi pelamar kerja.[15] Gunakan program Word saat mengisi formulir agar Anda lebih mudah mengecek dan mengedit informasi atau jawaban. Kemudian, salin tempel ketikan pada formulir. Jika Anda perlu memberikan informasi tambahan kepada perekrut, misalnya pencapaian yang relevan dengan pekerjaan yang diinginkan, cantumkan hal ini dalam formulir pada tempat yang disediakan. Jangan berasumsi perekrut akan mengetahui informasi tersebut dengan membaca biodata. Jangan menggunakan fitur pengisian otomatis saat mengisi formulir supaya Anda tidak memberikan informasi yang keliru. 4 Unggah biodata dan surat lamaran kerja jika diminta. Biasanya, perekrut meminta pelamar kerja mengunggah biodata dan surat lamaran kerja meskipun sudah mengisi formulir aplikasi. Cari tombol bertuliskan "Import" atau "Upload" pada situs web, klik tombol, pilih dokumen yang diminta, lalu kirim kepada perekrut. Pastikan dokumen sudah diunggah sampai selesai sebelum Anda mengirim formulir aplikasi.[16] Agar Anda mengunggah dokumen yang benar untuk pekerjaan tertentu saat mengirim formulir aplikasi, simpan dokumen dengan nama berkas yang spesifik supaya Anda tidak salah mengirim dokumen. 5 Periksalah pengisian formulir untuk memastikan ketikannya benar. Kesalahan mengisi formulir membuat pelamar kerja terkesan tidak teliti sehingga kehilangan kesempatan kerja. Baca informasi atau jawaban Anda secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada salah ketik. Perbaiki jika ada kesalahan dan berikan informasi tambahan jika diperlukan.[17] Periksa lagi pengisian formulir untuk memperbaiki ketikan, ejaan, atau tata bahasa yang salah. Perekrut mungkin mengabaikan aplikasi Anda jika ia menemukan kesalahan tersebut karena banyaknya aplikasi yang masuk. 6 Kirim aplikasi melalui situs web jika Anda menggunakannya. Selesai mengisi formulir, cari tombol bertuliskan "Submit" yang biasanya berada di bagian bawah layar. Klik tombol ini untuk mengirim aplikasi dan mengunggah dokumen yang perlu dikirim kepada perekrut.[18] Setelah mengeklik tombol "Submit", ada kemungkinan Anda tidak bisa memperbaiki aplikasi, biodata, atau surat lamaran kerja. Pastikan informasi dan ketikan sudah benar sebelum berkas dikirim. 7 Kirim dokumen melalui surel kepada pemilik perusahaan jika Anda melamar pekerjaan secara langsung. Biasanya, pemilik perusahaan menyarankan agar pelamar kerja mengirim biodata dan surat lamaran kerja kepada manajer perekrutan atau manajer personalia. Ketik alamat surel pada formulir surel untuk mencari tahu benar tidaknya alamat tersebut. Ketik subjek surel sesuai petunjuk dalam iklan lowongan kerja lalu lampirkan biodata dan surat lamaran kerja. Ketik surat singkat kepada penerima surel untuk menyampaikan bahwa Anda ingin mengajukan lamaran kerja dan sudah melampirkan dokumen yang diperlukan.[19] Contoh subjek surel "Aplikasi Kerja sebagai Manajer Teknologi Informasi", "Biodata dan Surat Lamaran Kerja untuk Posisi Supervisor Klinik Kesehatan", atau "Pengajuan Aplikasi untuk Mengisi Lowongan Kerja". Contoh draf surat singkat "Melalui surat ini saya mengajukan lamaran kerja untuk mengisi posisi Supervisor di klinik yang Bapak/Ibu kelola. Merujuk iklan lowongan kerja dalam situs web klinik, saya memenuhi persyaratan yang ditentukan sebab saya pernah mengikuti pendidikan di Akademi Perawat Bogor dan memiliki pengalaman kerja sebagai perawat di Klinik ______, Jalan _______, Bogor sejak tahun _____ sampai sekarang. Bersama surat ini, saya sampaikan biodata dan surat lamaran kerja sebagai bahan pertimbangan". Iklan 1 Kenakan busana selayaknya ingin menjalani wawancara kerja. Kesan pertama yang Anda berikan kepada perekrut merupakan hal yang sangat penting. Apa pun pekerjaan yang diinginkan, Anda harus mengenakan busana formal saat bertemu perekrut untuk menunjukkan bahwa Anda menyikapi kesempatan kerja ini sebagai hal yang sangat penting.[20] Anda boleh mengenakan kemeja, celana panjang atau rok bawah, dan sepatu pantofel. Kenakan blazer atau kardigan sebagai baju luar agar penampilan lebih profesional. Mungkin Anda akan langsung menjalani wawancara saat bertemu perekrut jika Anda melamar kerja sebagai karyawan toko atau restoran. 2 Mintalah kesempatan bertemu manajer perekrutan. Saat bertemu karyawan yang menyambut Anda, ucapkan salam sambil tersenyum lalu sampaikan bahwa Anda ingin bertemu manajer perekrutan untuk melamar kerja. Tunggulah dengan sabar sampai ia menemui Anda.[21] Sebagai contoh, katakan kepadanya, "Selamat pagi. Saya sedang mencari pekerjaan. Saya ingin bertemu manajer perekrutan kalau beliau ada waktu." Jika manajer perekrutan sedang keluar kantor, tanyakan waktu yang tepat untuk bertemu dengannya, misalnya, "Kapan sebaiknya saya datang lagi?" Kembali lagi lain waktu jika karyawan sangat sibuk. Anda tidak memberikan kesan pertama yang baik jika menuntut diprioritaskan sehingga mengabaikan karyawan dan pelanggan yang sedang bertransaksi. 3 Sampaikan kepada manajer perekrutan bahwa Anda sedang mencari kerja. Manfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan apa sebabnya Anda ingin bekerja dan memilih perusahaan ini lalu tanyakan ada tidaknya lowongan kerja. Jika ada, mintalah kesempatan mengisi formulir aplikasi.[22] Saat bertemu manajer perekrutan, Anda bisa mengatakan, "Selamat pagi. Saya Tagor Evans. Saya rutin berbelanja di sini dan mengenal produk perusahaan ini dengan baik. Jadi, saya siap berkontribusi dan menjadi aset bagi perusahaan ini. Seandainya ada lowongan kerja, perkenankan saya mengisi formulir aplikasi." Anda cukup menyerahkan biodata jika perusahaan tidak menyediakan formulir aplikasi. 4 Serahkan biodata kepada manajer perekrutan. Siapkan biodata untuk dibawa saat mencari kerja untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin bekerja. Serahkan biodata kepada manajer perekrutan lalu tunggu responsnya. Jika ia langsung mewawancarai Anda, jawablah pertanyaan yang diajukan.[23] Siapkan biodata 1-2 lembar saja. Anda terkesan ingin mengajukan lamaran kerja ke banyak perusahaan jika membawa biodata secara berlebihan. Meskipun hal ini benar, berikan kesan bahwa Anda ingin bekerja hanya di perusahaan yang didatangi. Jangan berharap manajer perekrutan akan langsung membaca biodata Anda sebab ada kemungkinan ia sangat sibuk. Tunjukkan sikap yang positif meskipun ia tidak membaca biodata Anda. 5 Isi formulir aplikasi jika diminta. Manajer perekrutan mungkin memberikan formulir aplikasi meskipun ia meminta Anda mengisinya melalui situs web perusahaan. Jawab semua pertanyaan dengan benar lalu periksa untuk memastikan Anda mengisi formulir dengan benar. Jika Anda mengisi formulir berupa lembaran kertas, jangan lupa tersenyum saat menyerahkan formulir yang sudah diisi untuk menunjukkan bahwa Anda sangat antusias untuk bekerja.[24] Serahkan formulir yang sudah diisi sambil mengatakan, "Terima kasih banyak atas kesempatan ini!" 6 Ucapkan terima kasih kepada karyawan yang tadi menyambut Anda. Temui orang-orang yang membantu Anda untuk mengucapkan terima kasih atas waktu dan bantuan yang diberikan. Pastikan Anda berbicara sambil tersenyum untuk mengucapkan terima kasih dengan tulus.[25] Sebagai contoh, Anda bisa mengatakan, "Terima kasih Bapak/Ibu sudah menyediakan waktu untuk membantu saya." atau "Terima kasih banyak atas bantuannya." Iklan 1 Hubungi perekrut seminggu setelah aplikasi dikirim. Mencari tahu progres pengajuan aplikasi menunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin diterima bekerja dan membantu Anda memastikan berkas diterima oleh orang yang tepat. Hubungi pemilik perusahaan atau pewawancara melalui telepon, surel, atau akun LinkedIn untuk menanyakan status aplikasi dan proses perekrutan selanjutnya.[26] Catat setiap kali Anda mengirim surat lamaran supaya Anda tidak lupa memantau progresnya. Semasa pandemi COVID-19, banyak manajer perekrutan dan staf personalia yang kewalahan memproses lamaran kerja dan bekerja dari rumah. Pertimbangkan hal ini dan tunggu beberapa hari sebelum menghubungi mereka. Selain itu, pastikan Anda mengirim pesan yang singkat dan bersahabat.[27] 2 Gunakan gaya bahasa yang ramah dan positif saat berbicara dengan perekrut. Meskipun Anda ingin segera mendapat kabar, Anda memberikan impresi negatif jika terkesan gugup atau tidak sabar. Bersikaplah baik kepada semua karyawan yang berbicara dengan Anda. Ajukan pertanyaan dengan sopan dan jangan menyanggah jawaban yang diberikan.[28] Sebagai contoh, jangan memberi komentar, misalnya, "Belum ada yang menghubungi saya sampai saat ini" atau "Biasanya, berapa lama aplikasi kerja diproses?" Sebaiknya Anda mengatakan, "Apakah sudah ada keputusan atas aplikasi yang saya ajukan?" atau "Saya ingin mencari tahu jadwal pengumuman hasil perekrutan karyawan baru." 3 Sampaikan kepada perekrut bahwa Anda memahami dampak COVID-19 terhadap kondisi perusahaan dan jadwal kerja. Banyak perusahaan mengurangi karyawan karena masalah finansial. Saat ini, mungkin ia bekerja dari rumah dan tanggung jawabnya lebih besar. Jelaskan bahwa Anda bisa memahami situasi yang sedang terjadi dan siap menyesuaikan diri dengan kebutuhan perusahaan. Cara ini menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat dan mampu beradaptasi jika Anda diterima bekerja.[29] Contohnya, katakan kepada perekrut, "Saya mengerti bahwa perekrutan karyawan terdampak oleh pandemi. Mohon informasi, apakah perusahaan Bapak/Ibu membuka lowongan kerja?" atau "Saya mengerti bahwa jadwal perekrutan terpengaruh oleh pandemi. Saya sedang mencari kerja. Apakah Bapak/Ibu membutuhkan karyawan baru?" Iklan Kirim aplikasi berkualitas tinggi yang disiapkan secara khusus sesuai keterampilan yang disyaratkan untuk setiap pekerjaan yang diinginkan. Jangan sekadar menyebarkan aplikasi yang sama ke banyak perusahaan.[30] Saat mencari pekerjaan, pelajari keterampilan baru yang memperbesar peluang diterima bekerja. Carilah pelatihan daring gratis atau daftarkan diri untuk mengikuti kursus/lokakarya berbiaya murah.[31] Sempatkan mengetes kamera dan mikrofon komputer sebagai persiapan seandainya Anda mendapat undangan wawancara secara virtual. Semasa wabah COVID-19, banyak perekrut melakukan wawancara melalui internet.[32] Kejujuran berperan penting saat mengisi aplikasi kerja. Jadi, pastikan Anda memberikan informasi yang benar dalam aplikasi kerja. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Di era digital, aktivitas manusia saat ini tidak lepas dari Gadget, Gadget seakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi manusia, itu terlihat dari keseharian manusia yang hampir setiap saat menggenggam gadget atau Smartphone, baik itu untuk melakukan komunikasi, bahkan sekedar bersosial media, belakangan Gadget atau Smartphone berfungsi bukan hanya untuk berkomunikasi, tapi lebih dari itu, seperti berkirim email, sampai untuk mengirim aplikasi lamaran kerja. akan membagikan cara melamar kerja online melalui Portal Lowongan Kerja Online Nasional simak langkah-langkahnya berikut ini Pertama silahkan buka website akan tampil halaman website seperti gambar dibawah ini Silhakan klik menu DAFTAR seperti gambar dibawah ini Kemudian anda akan dibawa ke halaman pendaftaran, seperti gambar dibawah ini Silahkan isi kolom yang ada, seperti Nama, Alamat Email, dan Password yang akan digunakan untuk login nanti, setelah semua kolom terisi dengan benar, silahkan klik tombol Daftar, Seperti gambar dibawah ini Anda akan dibawa ke halaman berikutnya, untuk mengisi data diri lengkap, seperti Riwayat Hidup, Riwayat pendidikan dan Riwayat Pekerjaan Jika sudah pernah bekerja silahkan diisi, jika belum silahkan isi dengan baru didunia kerja Lihat gambar berikut Silahkan isikan sesuai data diri anda, kemudian terakhir yang paling penting adalah siapakn CV terbaik anda untuk di upload, CV ini yang nanti dilihat oleh perusahaan, apakah anda layak dipanggil mengikuti seleksi atau tidak, admin kasih contoh CV yang menarik dan simpel, lihat gambar berikut Jika CV Sudah dibuat silahkan upload, lihat gambar berikut Kemudaian anda akan dibawa kehalaman berikut jika sudah sampai halaman diatas, berarti anda sudah berhasil Mendaftar di Silahakan anda klik tombol Cari Pekerjaan, anda akan dibawa ke halaman pencarian kerja, silahakan lihat gambar dibawah ini Silahkan masukkan Lokasi kerja dan posisi kerja yang anda inginkan, seperti gamabar diatas, jika sudah menemukan lowongan pekerjaan yang anda inginkan silahkan klik tombol Lamar Sekarang, lihat gambar dibawah ini Untuk melihat lamaran yang sudah pernah kita lamar atau kita kirim via anda bisa melihatnya di Menu beranda, MyjobsDB, kemudian anda bisa melihat daftar lowongan kerja yang sudah pernah anda lamar lengkap dengan keterangan apakah lamaran tersebut sudah di baca oleh perusahaan atau belum, silahkan lihat gambar dibawah ini Selamat mencoba, semoga berhasil!!! Jika ada kesulitan silahkan tanyakan di kolomm komentar Unduh PDF Unduh PDF Melamar pekerjaan pertama adalah fase hidup yang tidak bisa dihindari oleh sebagian besar remaja. Bekerja, bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan finansial, melainkan juga mampu memperkaya pengalaman dan keahlianmu di kemudian hari! Setelah berhasil mendapatkan pekerjaan yang sejalan dengan jadwal akademismu, segeralah menyiapkan daftar riwayat hidup dan surat pengantar untuk dikirimkan ke perusahaan yang kamu tuju. Jika lamaranmu berhasil menarik perhatian mereka, umumnya proses wawancara harus dilakukan untuk mengukur kelayakanmu. Jangan khawatir, melamar pekerjaan pertama tidak sesulit memindahkan gunung, kok, sejauh kamu mau bekerja keras untuk melakukan persiapan yang maksimal! 1Cari pekerjaan di lokasi yang nyaman untukmu. Dengan kata lain, pastikan pekerjaan yang dipilih tidak menuntutmu untuk menghabiskan waktu di jalan. Jika kamu belum memiliki SIM, jangan melamar pekerjaan di toko buku yang sangat jauh dari rumah! Alih-alih, pilih lokasi bekerja yang dapat dengan mudah kamu jangkau dengan berjalan kaki atau naik sepeda, atau mintalah bantuan kerabat yang berusia lebih dewasa untuk mengantarmu. 2 Cari pekerjaan yang sejalan dengan jadwalmu. Tidak semua pekerjaan harus kamu lamar, ya! Jika saat ini kamu masih bersekolah, jangan melamar lowongan yang mengharuskan pegawainya untuk bekerja di jam sekolah. Selain itu, kamu juga bisa menanyakan kesediaan perusahaan untuk mempekerjakan pelajar dan potensi fleksibilitas jam kerja yang mereka tawarkan. Ingat, jangan sampai nilai akademismu menurun akibat bekerja! Pilih pekerjaan yang tidak mengharuskanmu untuk bekerja lebih dari 15 jam per minggu agar aktivitas akademismu tidak terganggu.[1] Sebagian besar negara memiliki batasan khusus terkait durasi bekerja bagi remaja.[2] 3 Manfaatkan talentamu. Meski ini merupakan pekerjaan pertamamu, bukan berarti kamu tidak bisa mendapatkannya dengan kemampuan dasar yang dimiliki! Apakah kamu sempat bergabung dengan grup musik di sekolah? Jika iya, cobalah menawarkan diri untuk menjadi guru les musik, atau mencari lowongan pekerjaan di berbagai toko musik terdekat. Jika kamu memiliki riwayat akademis yang baik, cobalah melamar pekerjaan sebagai guru les atau pegawai perpustakaan. Dengan bantuan orang tua atau mentormu, luangkan waktu untuk menuliskan seluruh talenta yang kamu miliki dan memikirkan cara untuk mengubah talenta tersebut menjadi peluang bekerja. Selain itu, kamu juga bisa bekerja untuk memperbaiki hal-hal yang disukai. Misalnya, penggemar komputer bisa mencari pekerjaan di bidang perbaikan perangkat komputer.[3] 4 Cari lowongan pekerjaan di area tempat tinggalmu. Bekerja di dekat rumah tentu saja akan terasa lebih nyaman dan fleksibel untukmu. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengetuk pintu rumah tetanggamu dan menanyakan kebutuhan mereka akan tukang pangkas rumput atau tukang sapu halaman. Atau, jika kamu pandai menangani anak kecil, cobalah menjadi pengasuh anak untuk keluarga-keluarga muda.[4] Untuk mendapatkan pekerjaan sebagai pengasuh anak, kamu bisa menanyakan lowongan yang tersedia kepada teman orang tuamu atau kerabatmu yang sudah dewasa. Setelah itu, kamu bisa mulai membangun pengalaman sebagai pengasuh anak yang baik.[5] 5 Cobalah melamar pekerjaan di industri retail atau tata boga. Keduanya merupakan lahan pekerjaan pertama yang sempurna, terutama karena pihak perusahaan umumnya tidak keberatan untuk mempekerjakan remaja. Bekerja di industri tata boga merupakan cara yang baik untuk membangun kemampuan layanan pelangganmu sekaligus memperbaiki kemampuan memasakmu. Selain itu, bekerja di industri retail memberikanmu peluang untuk bersosialisasi, berorganisasi, dan mempelajari cara mengoperasikan mesin kasir.[6] Beberapa remaja menikmati pekerjaan sebagai pegawai di restoran atau kedai kopi, terutama karena mereka mampu mengumpulkan lebih banyak uang dari persenan yang diberikan oleh pembeli.[7] 6Cek lowongan pekerjaan yang tercantum di berbagai media lokal dan di laman internet. Cobalah membaca iklan baris yang tercantum di koran untuk mengetahui informasi mengenai lowongan pekerjaan terbaru, atau telusuri berbagai situs web yang ditujukan untuk mempermudah proses pencarian kerja, seperti Craigslist, Jobstreet, atau JobsDb. Di sebagian besar situs pencarian kerja, Anda bisa mempersempit algoritma pencarian berdasarkan lokasi, pengalaman, dan detail pekerjaan. Setelah menemukan calon pekerjaan yang potensial, cobalah mengirimkan surel kepada pihak perusahaan untuk mengetahui persyaratan yang lebih mendetail, lalu mengirimkan seluruh materi lamaran yang diperlukan.[8] Iklan 1 Pikirkan hal-hal yang dicari oleh perusahaan. Pertama-tama, tuliskan seluruh kemampuan dan pengalaman yang dianggap relevan dengan pekerjaan yang kamu lamar. Jika kamu melamar bekerja di toko hewan peliharaan, misalnya, tentu saja nilai akademismu di kelas Astronomi tidak relevan untuk dicantumkan. Alih-alih, kamu bisa mencantumkan pengalaman bekerjamu sebagai sukarelawan di tempat penampungan hewan lokal. Oleh karena ruang kosong yang tersedia dalam daftar riwayat hidup sangat terbatas, pastikan kamu hanya mencantumkan informasi yang relevan![9] Jika dianggap relevan, cantumkan pula pencapaian akademis seperti nilai IPK, penghargaan yang pernah kamu peroleh, atau proyek yang pernah kamu kerjakan.[10] Jangan lupa mencantumkan informasi kontak yang bisa dihubungi oleh pihak perusahaan, terutama alamat surel dan nomor ponselmu. 2 Cantumkan pengalaman kepemimpinanmu. Jika seseorang sudah pernah bekerja secara profesional, tentu saja pengalaman tersebut bisa dicantumkan dalam daftar riwayat hidupnya. Namun, oleh karena ini adalah pekerjaan pertamamu, cobalah mencantumkan berbagai pengalaman kepemimpinan yang kamu miliki. Misalnya, kamu mungkin pernah memegang jabatan sebagai ketua Organisasi Siswa OSIS di sekolah, atau kamu pernah bekerja sukarela sebagai konselor perkemahan. Cantumkan pula nama dan tahun posisi, serta keahlian yang kamu dapatkan dari pengalaman tersebut. Meski belum pernah dipekerjakan oleh perusahaan mana pun secara profesional, kamu tetap bisa mencantumkan pengalaman bekerja paruh waktu seperti mengasuh anak atau membersihkan halaman, serta pengalaman bekerja di berbagai pusat komunitas.[11] Jangan pernah mencantumkan pengalaman palsu di dalam daftar riwayat hidup! Percayalah, cepat atau lambat kebohonganmu akan ketahuan, dan niscaya kamu tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan tersebut atau mempertahankannya, jika sudah mendapatkannya. Alih-alih, cantumkan pengalaman dan pencapaianmu sejujur mungkin![12] 3 Tonjolkan kemampuanmu. Cantumkan seluruh kemampuan yang relevan dengan budaya perusahaan yang kamu lamar. Misalnya, cantumkan bahwa kamu adalah pendengar yang baik, fasih berbahasa Prancis, atau pandai mengoperasikan bahasa pemrograman Java. Cantumkan pula berbagai sertifikat yang kamu miliki, kemampuan kreatifmu, atau perangkat lunak yang kamu kuasai.[13] Kemas kemampuanmu menjadi karakter pekerja yang dicari oleh perusahaan. Alih-alih menulis “suka membaca”, misalnya, cantumkan keterangan “memiliki kemampuan membaca yang baik." Ingat, yang akan menarik perhatian perusahaan bukanlah hobimu, melainkan kemampuanmu yang mereka anggap menguntungkan. 4 Mintalah bantuan orang tua atau orang dewasa yang tepercaya untuk menyunting daftar riwayat hidupmu. Setelah dibuat, cobalah menunjukkan daftar riwayat hidupmu kepada orang-orang terdekat agar mereka bisa mengecek dan menyunting isinya. Ingat, daftar riwayat hidup harus ditulis dengan tata bahasa yang kuat dan ejaan yang sempurna. Dengan kata lain, daftar riwayat hidup yang berisi terlalu banyak kesalahan hampir mustahil mampu meloloskanmu ke tahap wawancara. Oleh karena itu, cobalah meminta kritik dan saran dari orang-orang terdekat untuk menghasilkan daftar riwayat hidup yang terbaik. Konversi daftar riwayat hidup dan surat pengantarmu ke berkas PDF. Berkas PDF bisa dibuka di perangkat Mac maupun PC biasa, dan umumnya akan menampilkan versi yang sama di keduanya. Selain itu, berkas PDF juga merupakan opsi yang paling profesional. Iklan 1 Temukan informasi mengenai pengalaman pelamar yang dibutuhkan oleh perusahaan. Banyak perusahaan mewajibkan pelamar kerja untuk memiliki sertifikat atau riwayat bekerja sebelum mengajukan lamaran. Namun, ada pula perusahaan yang menawarkan program pelatihan sebelum kamu benar-benar diterjunkan ke lapangan. Sebelum mengajukan lamaran sebagai penjaga pantai, misalnya, cari tahu terlebih dahulu perlu atau tidaknya kamu memiliki sertifikat pelatihan CPR. Jika ingin melamar pekerjaan di toko roti, cari tahu pula apakah kamu perlu memiliki gelar akademis di bidang kuliner. Pastikan kamu juga memenuhi persyaratan usia yang ditentukan. Beberapa perusahaan hanya mau mempekerjakan orang yang berusia sedikitnya 16 atau 18 tahun. Oleh karena itu, kirimkan lamaran untuk mengisi posisi yang sesuai dengan kualifikasimu agar hasilnya dapat lebih maksimal. 2 Buat surat pengantar atau cover letter. Surat pengantar adalah media yang sempurna untuk memperkenalkan dirimu dan menjelaskan garis besar kualifikasi yang detailnya tercantum dalam daftar riwayat hidupmu. Selain itu, kamu juga memiliki peluang untuk membuat lamaranmu terasa lebih personal melalui surat pengantar, sekaligus menjelaskan alasan di balik keinginanmu untuk bekerja di perusahaan tersebut. Melalui surat pengantar, sampaikan kemampuan yang bisa kamu tawarkan ke perusahaan, dan cantumkan pula seluruh referensi yang kamu miliki. Jangan pernah menjadikan kerabatmu sebagai referensi. Alih-alih, kamu bisa memilih guru, mentor, pelatih, atau orang dewasa lain yang mengenal karaktermu dengan baik sebagai referensi untuk mendapatkan pekerjaan pertamamu. Mintalah bantuan teman atau mentormu untuk membaca surat pengantarmu dan menemukan berbagai kesalahan yang mungkin terlewatkan. 3Sesuaikan daftar riwayat hidup dengan pekerjaan yang akan kamu lamar. Sebelum dikirimkan, baca kembali seluruh persyaratan yang ditentukan oleh perusahaan, lalu sunting daftar riwayat hidupmu agar lebih sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya, jika kamu melamar kerja untuk mengisi posisi resepsionis, cobalah menambahkan keterangan “memiliki kemampuan yang baik untuk melayani pelanggan" dalam daftar kemampuanmu. Atau, jika ingin melamar kerja sebagai guru les, cobalah melampirkan berbagai pencapaian akademismu. 4 Kirimkan surat pengantar dan daftar riwayat hidupmu melalui surel atau datangi perusahaan secara langsung untuk melakukannya. Cobalah menanyakan apakah kamu boleh mencetak daftar riwayat hidup dan surat pengantar, lalu membawanya sendiri ke kantor. Dengan menggunakan metode ini, pihak perusahaan dapat melihat keseriusanmu dan mencocokkan foto yang tertera dengan wajahmu. Namun, jika tidak diizinkan, kamu bisa mengetikkan surat pengantar di badan surel, lalu melampirkan daftar riwayat hidupmu di dalam surel yang sama. Jangan lupa meminta izin sebelum mengantarkan daftar riwayat hidup dan surat pengantar secara langsung. Beberapa perusahaan lebih suka menerima daftar riwayat hidup dalam bentuk cetak lunak alih-alih cetak keras.[14] Iklan 1 Tuliskan seluruh kekuatan dan pengalamanmu sebelum proses wawancara berlangsung. Duduklah dan tuliskan seluruh kekuatan personal yang muncul di benakmu. Kemudian, pikirkan pula berbagai pencapaian terbaikmu dan manfaat yang kamu dapatkan darinya. Misalnya, mungkin saja kamu gemar melakukan lari lintas alam sehingga terlatih untuk memiliki motivasi yang tinggi ketika bekerja, atau kamu memiliki tanggung jawab yang baik karena pernah merawat hewan peliharaan tetangga selama satu bulan. Persempit daftar tersebut menjadi tiga atau empat pengalaman, berikut kemampuan yang kamu dapatkan setelahnya, lalu singgung seluruhnya ketika proses wawancara berlangsung.[15] Sesuaikan kekuatan yang kamu siapkan dengan kebutuhan perusahaan. Jika kamu melamar bekerja di perusahaan jasa boga, singgung pengalaman mengikuti pelatihan membuat kue di komunitas lokal dan jelaskan caramu mendapatkan izin penangan makanan. Kemungkinan besar, pewawancara juga akan menanyakan kelemahanmu. Dalam situasi tersebut, cobalah mengubah kelemahanmu menjadi kekuatan untuk menciptakan kesan yang lebih baik di benak pewawancara. Misalnya, jika kamu adalah sosok yang pemalu, sampaikan bahwa kamu lebih suka mendengarkan daripada berbicara, tetapi tidak ragu bekerja keras untuk membuat suaramu didengar ketika diperlukan. KIAT PAKAR Arda Ozdemir adalah Pelatih Eksekutif dan Pendiri Rise 2 Realize, organisasi nirlaba di Palo Alto, California yang berdedikasi memberikan petunjuk praktis untuk memaksimalkan potensi dalam hidup dan karier. Arda adalah Master Reiki, Praktisi Teknik Kebebasan Emosional, dan Mentor serta Pelatih Heathmath besertifikasi. Kamu bisa melewati proses wawancara dengan baik dan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan jika mampu menunjukkan nilai serta prinsip hidup yang dimiliki. Oleh karena itu, cobalah menghubungkan nilai perusahaan dengan nilai personal yang kamu miliki. Tunjukkan bahwa kamu adalah sosok yang lebih bersemangat, lebih relevan, dan lebih sadar dengan apa yang mampu ditawarkan kepada perusahaan daripada kandidat yang lain. 2 Lakukan simulasi wawancara dengan bantuan sahabat dan/atau kerabat terdekat. Telusuri laman internet untuk menemukan daftar pertanyaan yang kerap diajukan saat wawancara, dan cobalah mencetaknya. Kemudian, mintalah bantuan orang-orang terdekat untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut kepadamu. Di akhir proses simulasi, tanyakan kesan pertama yang mereka lihat darimu berikut nasihat yang bisa mereka berikan kepadamu. Sampaikan bahwa kamu menginginkan pendapat yang jujur dan kritik yang membangun.[16] Contoh pertanyaan yang lazim diajukan ketika wawancara adalah[17] Dari mana kamu mengetahui lowongan ini? Kenapa kamu menginginkan pekerjaan ini? Pernah merasa tidak setuju dengan sebuah keputusan? Apa yang kamu lakukan setelahnya? Seperti apa kamu lima tahun lagi? Dari semua kandidat yang ada, kenapa kami harus memilih kamu? 3 Kenakan pakaian yang sopan dan rapi. Ingat, kesan pertama sangatlah penting! Itulah mengapa, kamu harus memberikan penampilan yang terbaik pada proses wawancara pertama. Secara umum, aturan yang berlaku adalah berdandan selevel lebih baik daripada jenis pakaian yang lazim dikenakan di perusahaan tersebut. Jika pegawai perusahaan bekerja dengan mengenakan celana pendek dan kaus, lakukan proses wawancara dengan mengenakan kemeja berkancing dan celana panjang. Jika aturan berpakaian yang berlaku di perusahaan adalah semikasual, cobalah mengenakan blus, blazer, dan rok pensil ketika wawancara.[18] Pilih pakaian yang dapat membuatmu merasa nyaman dan percaya diri. Dengan demikian, kamu tidak perlu terus-menerus memperbaiki penampilan atau bersikap terlalu sadar diri di sepanjang proses wawancara.[19] Jika tidak yakin, kirimkan surel kepada pewawancara untuk menanyakan aturan berpakaian yang berlaku di perusahaan mereka.[20] 4 Tunjukkan sikap yang relaks dan positif. Merasa gugup saat melakukan wawancara pekerjaan adalah hal yang normal. Namun, jangan biarkan kecemasan tersebut menguasaimu! Alih-alih, berfokuslah untuk menekankan kekuatan, pencapaian, serta kemampuan positif yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan. Jika rasa cemas mulai muncul, berhentilah sejenak dan menarik napas dalam-dalam sebelum kembali berbicara. Jika rasa gugup muncul sebelum proses wawancara dimulai, lakukan langkah-langkah berikut ini untuk menenangkan diri berjalan kaki, melakukan latihan pernapasan, atau mendengarkan musik yang kamu sukai.[21] Beberapa pelamar kerja menyimpan kekhawatiran karena merasa tidak mampu memenuhi persyaratan yang diminta oleh perusahaan. Jika kamu pun merasa demikian, berfokuslah untuk menekankan kekuatan alih-alih kelemahanmu. Jika pewawancara mampu melihat bahwa kamu mampu mempelajari ilmu baru dengan cepat, niscaya tidak ada yang perlu dikhawatirkan![22] 5 Siapkan pertanyaan untuk diajukan kepada pewawancara. Setelah pewawancara selesai mengajukan seluruh pertanyaan, kemungkinan besar mereka akan bertanya, “Ada pertanyaan?" Beberapa pelamar memang tidak mengambil peluang tersebut, tetapi sejatinya ini merupakan kesempatan yang baik bagimu untuk mempelajari lebih banyak informasi mengenai perusahaan tersebut! Oleh karena itu, sambut tawaran tersebut dengan mengajukan pertanyaan yang sudah kamu siapkan apa hal paling menarik yang mereka rasakan selama bekerja di perusahaan tersebut? Bagaimana cara mereka mendeskripsikan budaya perusahaan? Jangan mengajukan pertanyaan mengenai potensi gajimu, waktu berakhirnya jam kerja, atau waktu makan siangmu. 6Hubungi kembali pihak perusahaan beberapa hari setelahnya. Setelah 24 jam berlalu, kirimkan surel lanjutan berisi ucapan terima kasih atas waktu yang telah disediakan oleh pewawancara dan penegasan kembali mengenai ketertarikanmu terhadap posisi tersebut. Sampaikan harapanmu untuk menerima tanggapan secepatnya dari mereka, dan mintalah mereka memberikan estimasi waktu terkait tenggat pembuatan keputusan tersebut.[23] Iklan Jika pengalaman kepemimpinanmu kurang banyak, cobalah menjadi sukarelawan. Bekerja untuk komunitas dapat menambah pengalaman kerja dan kemampuan praktismu, lho! Selain itu, kamu pun dapat menemukan peluang kerja yang positif di sana.[24] Jika kamu harus bekerja sambil bersekolah, tetaplah mengutamakan pendidikan akademis di atas kariermu. Santap sarapan sebelum menempuh proses wawancara, dan tidurlah sebanyak mungkin pada malam sebelumnya. Percayalah, tubuh dan pikiranmu dapat bekerja dengan lebih baik ketika sudah diistirahatkan dengan maksimal. Susun anggaran secara mendetail agar kamu bisa menabung dan menekan pengeluaran setelah lulus SMA. Tunjukkan sikap yang percaya diri dan bersahabat dalam daftar riwayat hidup dan proses wawancara kerja. Sapa pewawancara dengan senyuman yang hangat dan lakukan kontak mata dengannya di sepanjang proses wawancara. Jangan takut menegaskan kemampuan atau kelebihan yang bisa kamu tawarkan kepada perusahaan! Ingin menjadikan seseorang sebagai referensi dalam proses melamar pekerjaan? Jangan lupa meminta izinnya terlebih dahulu, terlepas dari baik atau tidaknya ulasan yang nantinya akan dia berikan mengenai kinerjamu. Tahap ini harus dilakukan agar orang tersebut dapat mempersiapkan diri untuk menerima telepon dari calon perusahaan yang akan mempekerjakanmu. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? Do you know many employers have been using our Talent Search function to look for suitable candidates? Don’t miss out on the advantages of jobsDB profile to land a great job. Just follow the steps below to catch your next employer’s eyes! Here are some tips to help you create an attractive profile In the box of “Roles and Responsibilities”, use point form to list out your job duties, skills used and achievements Include more keywords of job descriptions and required skills, so as to increase your chance to be searched Use strong verbs like “achieved”, “organised”, “managed” and “resolved” Quantify your accomplishments and responsibilities whenever possible Limit to the three or four most important points for each job Become a jobsDB member now and create your very own jobsDB profile on your desktop or jobsDB’s mobile app. Here’s your chance to be seen easily and explore more job opportunities. 想收到更多JobsDB最新職場資訊? 熱門文章 工程師是不少人的兒時夢想,也是香港大學工程學院畢業的Ella So渴望投身的行業。她自言比較「男仔頭」,從小就鍾情於高樓大廈和橋墩等建築,沒想過中學偶然參加了國際工程顧問公司的體驗計劃,成為她矢志投身建築工程行業的契機。 Ella中四時獲老師推薦參加奧雅納舉辦的 「20+20 師友計劃」,由為期半年的學習體驗起步,及至升讀大學、實習,現在正式成為見習工程師。從她的成長旅途可見,奧雅納如何化身為培育搖籃,一步步啟導有意入行的年輕人,加深學生對建築工程的認識,助他們踏上工程師之路。 奧雅納致力培育年青一代對建築環境設計的興趣,由推行「20+20師友計劃」及多項學生教育活動,以至持續多年的實習計劃,對栽培社會未來棟樑、豐富學生的學習生涯不遺餘力,品牌亦可藉此吸納具潛質的優秀人才,達致雙贏,體現結果導向的品牌精神。公司每年吸納約80位本地及海外學生成為實習生。最近奧雅納亦獲JobsDB HR Awards 2022-23頒發「Result-driven Recruitment... 說起保險業,通常即時聯想到保險顧問,然而整個行業牽涉很多不同工作崗位,這些中後勤職位擁有專業知識,晉升階梯明確。根據政府統計處薪酬趨勢最新調查顯示,「金融及保險」的收入中位數超過三萬元,是眾行業之冠,入職起薪點根據工作經驗,萬五至五萬元不等,發展一點不差。小編與你走入直接與一份保單相關的中後勤職位,看看四大「乜乜師」到底是做什麼的?再來看看行政支援和對外宣傳的職位,他們也是公司順利運作的幕後功臣。 1. 理賠師 變身偵探查真偽 買保險就是想買份保障,如果有需要申請索償,就要經過理賠師的一關。理賠師的工作,主要根據保單的條款,評估投保人提交的資料後,作出批核,隨時要與投保人、公證行、醫院、警方、法庭及政府部門等聯絡,分析及評估索償個案,再決定賠償金額,防止欺詐個案發生。工作上亦要留意相關法律條文,故此心思細密的性格可以加分。 索償種類十分廣泛,就如保險類別,涉及人壽、汽車、醫療、家居財物等,所以這行有很多機會接觸新事物,理賠師有時甚至變身偵探,調查索償個案資料的真偽,確保申請個案賠償得宜。假如喜愛學習新知識,理賠師並非單純文職工作,甚具挑戰性。 入職門檻:大學畢業,修讀工商管理或金融業相關學科佔優 入職薪酬:$15,000-$35,000 根據工作經驗而薪酬不同。如持有保險業相關證書,或持有保險中介人資格,或對保單製作流程等有相關認識,人工則會較高。剛畢業、無任何經驗者多數只有$15,000-18,000。入職後再進修其他保險相關課程,升遷會較快。) ▪... 好多人都覺得地盤佬係無學識無文化得牛力。不過其實依家做一個高級地盤佬要考嘅試可能多過好多文職嘅人。 入行先要有三寶(初級) 入地盤先要有身份證(引入外勞後可能唔使),平安卡同工人註冊證 其中平安卡係要上堂同考筆試嘅,筆試雖然只係選擇題,因為本身呢個卡嘅原意係比工人入行前對地盤安全有一定嘅基本概念,所以其實題目對於有中學以上學歷嘅人來講,就唔算有咩困難,只要正常睇過佢本書仔正常都會合格,不過都聽過有啲人連續考幾次都唔合格,最後入唔到行。 ▪ 地盤佬日誌-工程世家 ▪ 地盤佬日誌-引入外勞好唔好? 中工(中級) 雖然好多師傅都覺得中工牌有同冇對佢哋嚟講都差唔多,不過根據官方要求要考中工之前要先有兩年地盤經驗或者讀完相關認可課程,之後先有資格去考,呢個考試係要考筆試,同埋實務試。筆試雖然都只係10條選擇題,但係包含嘅嘢都好多由行業法例到大樣圖都有機會考到。另外實務試就真係考師傅嘅手工,不過始終考試都係有啲技巧嘅,例如做完之後要清理呢啲嘢,如果唔知道俾人無謂扣分就有啲戇居。 ... 十大熱門搜尋

cara melamar pekerjaan di jobsdb